ANDALASTERKINI.COM - Sebanyak 33 siswa dan siswi berprestasi dari Provinsi Riau diberangkatkan ke Jakarta untuk mengikuti Grand Final Olimpiade Bahasa Arab (OBA) ke-9 tingkat nasional pada 10 November nanti. Sebelum bertanding, para peserta terlebih dahulu menjalani pemusatan latihan atau Training Center selama sebelas hari guna mematangkan kemampuan dan memperkuat mental menghadapi persaingan.
Kegiatan penutupan Training Center sekaligus pelepasan kontingen Riau tersebut berlangsung di Gedung Mahligai Center IKMI Riau, Sabtu (7/11/2026). Para peserta merupakan siswa terbaik yang berhasil lolos melalui tahapan seleksi mulai dari tingkat sekolah, kabupaten dan kota, hingga provinsi.
Ketua Forum Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Arab Riau Munir Syaifuddin dalam sambutannya mengatakan, persiapan kontingen telah dilakukan sejak Juni lalu. Seleksi tingkat provinsi dilaksanakan pada 29 Agustus. Seleksi ini untuk menjaring peserta terbaik dari berbagai jenjang pendidikan.
"Sebanyak 35 siswa dan siswi berhasil meraih juara di tingkat provinsi. Namun, dua orang mengundurkan diri. Sehingga, hanya 33 siswa dan siswi yang mengikuti pemusatan latihan dan diberangkatkan ke Jakarta," cakapnya.
Para peserta berasal dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari sekolah dasar (SD), madrasah ibtidaiyah (MI), sekolah menengah pertama (SMP), madrasah tsanawiyah (MTs), sekolah menengah atas (SMA), hingga madrasah aliyah (MA).

"Selama sebelas hari, para peserta menjalani karantina dengan jadwal pembinaan intensif sejak pagi hingga malam. Mereka dibimbing oleh 15 instruktur, terdiri atas 12 instruktur lokal dan tiga instruktur nasional.
Selain pembelajaran secara langsung, peserta juga mendapatkan pendalaman materi dari instruktur nasional melalui pertemuan virtual menggunakan Zoom pada malam hari," ungkap Munir.
Dodi Irawan, S.Hi, MM Anggota DPRD Riau dalam sambutannya menyampaikan harapan semoga 33 siswa dan siswi yang telah menjalani karantina ini memiliki mental dan semangat yang kuat ketika bertanding. Buktikan bahwa Putra/Putri Riau bisa ukir prestasi di tingkat nasional dan bisa pulang membawa medali," ucap Alumni UIN Suska Riau ini.
Dodi menambahkan, sebagai Alumni Pondok Pesantren yang pernah mengenyam pendidikan dan belajar Bahasa Arab menyebutkan sangat banyak manfaat jika mempunyai Skill Berbahasa Arab, disamping memudahkan untuk mempelajari ilmu ilmu agama juga dalam dunia kerja internasional, semoga Adek-adek yang ikut Olimpiade ini bisa memperoleh medali dan hasil maksimal dari tahun sebelumnya.
Kesempatan yang sama, Asisten I Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota (Setdako) Pekanbaru Syamsuwir menyampaikan pidato Wali Kota Agung Nugroho. Pemko Pekanbaru mengapresiasi kepada panitia, guru pembimbing, pelatih, dan seluruh pihak yang telah mendukung persiapan para peserta.
"Prestasi ini diperoleh melalui proses panjang, kedisiplinan, kerja keras, dan dukungan berbagai pihak. Wali kota berpesan agar seluruh peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menunjukkan kemampuan terbaik. Kami juga meminta para pelajar menjaga kesehatan, tetap fokus, percaya diri, serta menjunjung tinggi sportivitas selama mengikuti kompetisi," kata Syamsuwir.
Para pelajar bukan hanya membawa nama pribadi dan sekolah, tetapi juga membawa nama baik daerah, Provinsi Riau, dan Kota Pekanbaru. Karena itu, tunjukkan kemampuan terbaik harus ditunjukkan dan jangan mudah menyerah.
Penguasaan Bahasa Arab tidak hanya menjadi keunggulan dalam bidang akademik. Tetapi, penguasaan Bahasa Arab juga diharapkan dapat memperkuat karakter, membentuk akhlak mulia, serta meningkatkan pemahaman keagamaan generasi muda.
"Kami berkomitmen mendukung kemajuan dunia pendidikan, termasuk memberikan perhatian terhadap lahirnya siswa-siswi berprestasi di berbagai bidang.
Diharapkan, seluruh kontingen dapat menjaga kekompakan dan memberikan hasil terbaik dalam kompetisi tersebut. Para peserta diminta agar tidak takut menghadapi persaingan.
"Kalian sudah melalui proses pembinaan yang tidak mudah. Sekarang saatnya menunjukkan hasil dari perjuangan tersebut. Apa pun hasilnya, tetap rendah hati, terus belajar, dan jangan berhenti berprestasi," tuturnya.
Dalam kesempatan itu, Syamsuwir secara resmi menutup kegiatan Training Center sekaligus melepas kontingen Provinsi Riau untuk mengikuti Grand Final Olimpiade Bahasa Arab Nasional ke-9 di Jakarta. Seluruh peserta didoakan agar diberikan kesehatan, kelancaran, dan ketenangan selama mengikuti perlombaan. (Rls)
#DODI IRAWAN #Olimpiade Bahasa Arab